Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pasar saham hari ini (5/6) pukul 9.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke level 7.101,57 atau naik 0,46 persen dari level 7.069,03.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 396,50 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 28 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp327,34 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 80 saham terkoreksi, sebanyak 189 saham menguat dan sebanyak 256 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bakal Melaju di Level 6.713-7.009, 4 Saham Ini Dijagokan Cuan
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan pasar saham IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.000-7.035 dan resistance 7.105-7.140,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 5 Juni 2025.
Manajemen CGS melihat, dengan menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp14.000, Beli 1 Gram Jadi Segini
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dan sikap hati-hati investor menjelang libur panjang berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham hari ini yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More