Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin, 22 Desember 2025, kembali dibuka menguat ke level 8.633,34 dari posisi 8.609,55 atau menguat 0,28 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 792,90 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 146 ribu kali, dan total nilai transaksi mencapai Rp633,57 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 136 saham terkoreksi, sebanyak 283 saham menguat dan sebanyak 244 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya
Manajemen Phintraco Sekuritas, sebelumnya telah memprediksi bahwa IHSG secara teknikal berpotensi untuk melanjutkan pelemahannya dalam rentang 8.500-8.550.
“Secara teknikal, diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menguji level 8.500-8.550,” kata Manajemen Phintraco dalam risetnya di Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.
Dari dalam negeri, Phintraco menyoroti rencana rilis data M2 Money Supply periode November 2025 pada hari ini (22/12). Selain itu, menjelang libur Natal serta pekan perdagangan yang lebih pendek diperkirakan berpotensi membuat volume transaksi relatif sepi.
Lalu, investor juga akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung melemah akhir-akhir ini.
Tak jauh berbeda, dari sisi global pada pekan ini jelang libur Natal, diperkirakan bursa AS dan Eropa juga cenderung stabil karena kalender ekonomi yang relatif sepi.
Baca juga: Intip Gerak Saham Indeks INFOBANK15 Sepekan di Tengah Koreksi IHSG
Namun investor diperkirakan masih akan mencermati beberapa data ekonomi AS yang tertunda dirilis, seperti perkiraan kedua PDB kuartal III 2025, durable goods orders dan industrial production.
Sedangkan di Asia, perhatian pasar akan tertuju pada pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional di Tiongkok pada 22 hingga 27 Desember 2025.
Dari Jepang, investor akan mencermati risalah pertemuan kebijakan BOJ serta data inflasi dan industrial production. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More