Market Update

IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,14%

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (21/2) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau pada level 6.904 atau menguat 0,14%.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 313 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 19 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp134 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 79 saham terkoreksi, sebanyak 158 saham menguat dan sebanyak 312 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Surya Fajar (SF) Sekuritas, melihat IHSG secara teknikal berpotensi bergerak variatif pada perdagangan hari ini dengan level support 6830 dan resistance 6920.

“IHSG tertahan Moving Average 20 dengan potensi teknikal rebound menguji resistance 6920. Namun perlu waspadai pelemahan susulan yang mungkin terjadi dengan MACD histogram negatif dan RSI yang melandai,” tulis tim riset SF Sekuritas dikutip Selasa, 21 Februari 2023.

Meski begitu, dalam satu bulan terakhir IHSG mampu mempertahankan posisi di kisaran 6.900, walaupun ada tekanan global dari kekhawatiran kenaikan suku bunga acuan AS, dan pasar nampaknya masih melihat kondisi ekonomi Indonesia akan membaik sepanjang tahun 2023 dan 2024.

Adapun, IHSG berakhir flat di zona merah pada perdagangan kemarin (20/2). Sektor
telekomunikasi kompak menguat dengan ISAT memimpin rally menguat 5,0%, EXCL menguat 4,0%, TLKM menguat 1,6%, dan TBIG menguat 0,9%.

Mayoritas batu bara juga berakhir menguat dengan PTBA menguat 2,3%, ITMG menguat 1,1%, ADRO menguat 0,7%. Sementara pelemahan kompak dialami GOTO melemah 2,4%, BUKA melemah 2,2%, EMTK melemah 1,9%, SCMA melemah 1,8%, WIRG melemah 4,0%, dan dua saham oil and gas juga berakhir melemah dengan MEDC melemah 3,2% dan ESSA berakhir auto reject bawah (ARB) turun 6,6%. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

5 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

5 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

5 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

6 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

8 hours ago