Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (24/7) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 6.888 atau menguat 0,12% pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 382 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 24 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp162 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 86 saham terkoreksi, sebanyak 179 saham menguat dan sebanyak 285 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, BNI Sekuritas melihat IHSG secara teknikl closing di level 6.880, di atas 5 day Moving Average (6.862) dengan Trend bullish, indikator MACD bullish, Stochastic overbought, candle hanging man.
Kemudian, investor asing mencatatkan Net Foreign Buy sebesar Rp2,51 miliar. Sehingg, dalam sepekan tercatat Net Foreign Buy sebesar Rp2,73 triliun dan Net Foreign Buy Rp20,15 triliun secara ytd.
Baca juga: Jelang Rilis Laporan Keuangan, IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways
“Level resistance berada 6.891/6.945 dengan support 6.836/6.782,” ujar Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Maxi Liesyaputra, dalam risetnya di Jakarta, 24 Juli 2023.
Pada perdagangan Jumat lalu (21/7) bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami pergerakan beragam setelah bursa Amerika Serikat (AS) sebagian besar melemah pada malam sebelumnya.
Di sisi lain, Jepang melaporkan inflasi sebesar 3,3% yoy pada Juni 2023 yang di bawah perkiraan, sehingga Nikkei dan TSEC Weighted Index melemah cukup signifikan, sementara IHSG mencatat kenaikan yang didorong oleh saham BMRI dan FDI Indonesia naik 14,2% yoy pada kuartal II-2023.
Sedangkan, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis sebesar 0,01%, Dow Jones menguat selama 10 hari berturut-turut, pertama kalinya sejak Agustus 2017, begitu juga dengan S&P 500 yang menguat tipis sebesar 0,03%, namun di sisi lain indeks Nasdaq terkoreksi sebesar 0,22%.
Adapun, investor mengevaluasi laporan keuangan perusahaan yang terbaru, bursa Eropa bergerak variatif, DAX Performance Index turun 0,17%, sementara CAC 40 menguat 0,65%. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More