Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan Jumat, 5 Desember 2025 pukul 09:00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu dibuka menguat ke level 8.663,76 dari level 8.640,19 atau naik 0,27 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 1,10 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 63 ribu kali, total nilai transaksi tercatat mencapai Rp378,02 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 83 saham terkoreksi, sebanyak 304 saham menguat dan sebanyak 241 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Melemah Terbatas, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpeluang melanjutkan penguatannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 8.550-8.595 dan resistance 8.685-8.730,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu turunnya momentum aksi jual investor asing berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: J.P. Morgan Proyeksikan IHSG Tembus 10.000 pada 2026, Ini Faktor Pendorongnya
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Timah Tbk (TINS), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More