Market Update

IHSG Kembali Dibuka Menghijau 0,15%

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (2/2) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau di level 6.872 atau menguat 0,15%.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 736 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 24 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp278 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 81 saham terkoreksi, sebanyak 200 saham menguat dan sebanyak 233 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, BNI Sekuritas melihat peluang rebound masih terbuka, selama di atas 6.815 dan Candle Higher High pada hari ini. Trend bullish, selama di atas 6.845. IHSG closing di atas 5 day MA (6.867) & di bawah 6.978 (200 day MA).

Indikator MACD netral, STOCHASTIC overbought, candle higher high. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.815, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784. 6.715 DONE, 6.621 DONE, 6.557 DONE. Jika closed di atas 6.815, peluang menuju 6.906 DONE, 6.992, 7.046. Range breakout berada di 6.557 – 6.953.

“Level resistance berada 6.899, 6.932, 6.953, 6.978 dengan support 6.838, 6.815, 6.763, 6.726. Perkiraan range di rentang: 6.820 – 6.920,” ucap Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar, dalam risetnya di Jakarta, 2 Februari 2023.

Pada perdagangan kemarin  (1/2), di kawasan regional Asia Pasifik mencatat penguatan mengikuti sentimen positif dari bursa AS pada malam sebelumnya. Di antara bursa yang mengalami penguatan cukup signifikan adalah Shenzhen Index dan Hang Seng.

Kemudian, Korea Selatan mencatat defisit neraca perdagangan sebesar USD12,69 miliar pada Januari 2023. Sedangkan, Indonesia melaporkan inflasi Januari 2023 sebesar 5,28% yoy, di bawah ekspektasi. Hong Kong mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar -4,2% yoy pada 4Q22, di bawah perkiraan.

Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis sebesar 0,02%, sementara S&P 500 naik cukup signifikan sebesar 1,05%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,00%. Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, sesuai ekspektasi.

Saat ini, investor fokus pada komentar dari ketua the Fed, Jerome Powell yang mengakui penurunan inflasi. Bursa Eropa bergerak variatif dengan performance index DAX naik 0,35%, sementara CAC 40 terkoreksi 0,07%. Zona Euro mencatat inflasi sebesar 8,5% yoy pada Januari 2023, di bawah perkiraan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago