Market Update

IHSG Kembali Dibuka Menghijau 0,13%

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (18/4) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau pada level 6796,15 atau menguat 0,13% dari dibuka pada level 6787,58 di awal perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 707 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 20 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp218 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 120 saham terkoreksi, sebanyak 145 saham menguat dan sebanyak 223 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG pada hari ini diprediksi bergerak mixed dalam rentang 6.754 hingga 6.865.

Ratih menjelaskan dari domestik Badan Pusat Statistik (BPS) telah melaporkan neraca dagang Indonesia yang Kembali surplus selama 35 bulan beruntun pada periode Maret 2023.

“Surplus neraca dagang Indonesia periode Maret 2023 mencapai sebesar USD2,91 miliar. Adapun nilai ekspor tumbuh 9,89% mom mencapai sebesar USD23,5 miliar,” ucap Ratih dalam riset harian di Jakarta, 18 April 2023.

Adapun, dari mancanegara perbankan di Amerika Serikat (AS) mengurangi pinjaman dari dua fasilitas jaminan backstop The Federal Reserve. Perbankan AS memiliki pinjaman yang belum lunas hingga 12 April 2023 sebesar USD139,5 miliar. Pinjaman tersebut menurun dibanding dengan minggu sebelumnya sebesar US$ 148,7 miliar.

Sementara itu, neraca dagang Singapore pada Maret 2023 tercatat surplus SGD$6.166 miliar, lebih rendah dibanding capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat surplus sebesar SGD$ 6,687 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

35 mins ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

47 mins ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

1 hour ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

2 hours ago