Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (23/5) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau pada level 6736,77 atau menguat 0,11% dari dibuka pada level 6729,64 di awal perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 270 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 18 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp223 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 90 saham terkoreksi, sebanyak 160 saham menguat dan sebanyak 246 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Ajaib Sekuritas melihat IHSG secara teknikal hari ini diprediksi bergerak mixed dalam range 6.662–6.777, di mana pada perdagangan kemarin (22/5) IHSG ditutup menguat sebesar 0,43% atau 29,08 poin di level 6.729,65.
Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, menjelaskan bahwa, sentimen positif tersebut berasal dari anggaran APBN untuk pembangunan infrastruktur hingga akhir April 2023 yang telah digelontorkan sebesar Rp59,7 triliun.
“Sementara anggaran infrastruktur melalui Kementerian Perhubungan telah terealisasi sebesar Rp8,2 triliun,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 23 Mei 2023.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun menargetkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dapat mencapai kisaran 60% hingga akhir tahun 2023, di mana hingga Mei 2023, pembangunan IKN telah mencapai 29%.
Adapun, dari mancanegara, People’s Bank of China (PBOC) Kembali mempertahankan suku bunga acuan Loan Prime Rate (LPR) bertenor satu tahun di level 3,65% dan suku bunga LPR dengan tenor lima tahun di level 4,30%.
Hal tersebut sesuai dengan konsensus pasar dan PBOC telah mempertahankan suku bunga LPR pada level yang sama selama sembilan bulan beruntun setelah pemangkasan suku bunga LPR pada Agustus 2022.
Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen Korea Selatan pada periode Mei 2023 tercatat di level 98, meningkat dibanding periode sebelumnya yang tercatat di level 95,1. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More