Market Update

IHSG Kembali Dibuka Melemah ke Level 7.724

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (27/9) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka turun ke level 7.724,04 atau melemah 0,26 persen dari level 7.744,64. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 232,70 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 14 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp330,57 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 52 saham terkoreksi, sebanyak 118 saham menguat dan sebanyak 204 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Pendorongnya

Sebelumnya, Head of Research Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan bahwa hari ini IHSG berpotensi akan mengalami sedikit teknikal rebound.

“Dengan level support IHSG 7.640-7.700 dan level resistance IHSG 7.800-7.850,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 27 September 2024.

Bursa Indeks Wall Street menguat pada perdagangan kemarin (26/9). Bahkan, S&P 500 mencapai rekor baru setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) terbaru yang menunjukan hasil positif, dengan S&P 500 naik 0,40 persen menjadi 5.745,37 dan didorong oleh kenaikan saham Micron Technology. 

Sedangkan, indeks lainnya, seperti Nasdaq Composite turut menguat 0,60 persen ke 18.190,29 dan Dow Jones Industrial Average meningkat 0,62 persen ke 42.175,11. 

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasifik kembali berada di zona hijau pada perdagangan kemarin, di mana pasar masih merespons positif dari langkah pemerintah China yang akan memberikan stimulus ekonomi. 

Baca juga: Menguat 4 Hari Beruntun, Harga Saham TUGU Kembali ke Zona Rp1.300

Adapun, Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 2,79 persen, Hang Seng Hong Kong melonjak 4,02 persen, Shanghai Composite China melesat 3,61 persen, Taiex Taiwan menguat 0,43 persen, Kospi Korea Selatan naik 2,90 persen dan S&P/ASX 200 Australia naik 0,95 persen.

Sedangkan, FTSE Straits Times Singapura melemah 0,15 persen dan FTSE Malay KLCI turun 0,30 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

2 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

3 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

4 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

4 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

7 hours ago