Market Update

IHSG Kembali Dibuka Melemah 0,07%

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:01 WIB (10/4) indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,07% atau berada pada zona merah di level 6.788.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 465 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 32 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp130 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 131 saham terkoreksi, sebanyak 177 saham menguat dan sebanyak 243 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG pada hari ini diprediksi bergerak mixed dalam rentang 6.765 hingga 6.880.

Ratih menjelaskan dari sisi domestik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan data Sistem Informasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (SIMTRADA) realisasinya mencapai sebesar Rp166,2 triliun per 9 April 2023.

“Besaran tersebut mencapai 20,68% dari total TKDD tahun 2023 ini sebesar Rp803,7 triliun. Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melaporkan data capaian devisa pariwisata tahun lalu mencapai sebesar USD7,03 miliar,” ucap Ratih dalam riset harian di Jakarta, 10 April 2023.

Adapun, dari mancanegara, non farm payrolls Amerika Serikat (AS) pada periode Maret 2023 tercatat sebesar 236 ribu, di bawah periode sebelumnya 326 ribu dan di bawah konsensus 239 ribu dengan unemployement rate pada Maret 2023 tercatat di level 3,5%, realisasi tersebut di bawah periode sebelumnya dan konsensus sebelumnya pada level 3,6%.

Sedangkan, average hourly earnings AS pada periode Maret 2023 tercatat telah turun di level 4,2% lebih rendah dari konsensus 4,3% dan periode sebelumnya di level 4,6%. Sementara itu, penyaluran kredit perbankan AS tercatat turun sebesar USD105 miliar dalam dua minggu terakhir pada bulan Maret 2023. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

8 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago