Market Update

IHSG Kembali Dibuka Hijau, Naik 0,48 Persen ke Level 6.697

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (13/3) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka naik ke level 6.697,03 atau menguat 0,48 persen dari posisi 6.665,04.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 487,56 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 20 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp285,84 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 72 saham terkoreksi, sebanyak 174 saham menguat dan sebanyak 201 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Usai RUPS, Harga Saham BBCA Naik 1,68 Persen, Jahja Setiaatmadja Jabat Presiden Komut

Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpotensi untuk melanjutkan penguatannya menuju level resistancenya di 6.700.

“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance terdekat di 6.700. Jika besok IHSG mampu ditutup di atas level ini, maka resistance selanjutnya, yaitu MA50 di 6.828,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 13 Maret 2025.

Pada perdagangan kemarin (12/3) IHSG ditutup menguat pada zona hijau ke posisi 6.665,04 dari dibuka pada level 6.545,85 atau naik 1,82 persen, dengan total transaksi tercatat sebesar Rp9,9 triliun dan asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp149 miliar.

Baca juga: Begini Cara Gotrade Indonesia Bantu Investor Kelola Risiko Investasi di Pasar Saham AS

Adapun, untuk hari ini Panin Sekuritas memperkirakan IHSG akan menguat. Salah satunya didukung oleh ruang pemangkasan suku bunga seiring inflasi yang rendah di Amerika Serikat (AS).

Kemudian, tensi geopolitik yang membaik pasca potensi kesepakatan negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Sentimen positif hari ini juga didukung oleh harga komoditas. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

15 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

15 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

15 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

15 hours ago