Penutupan IHSG
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali kena pembekuan sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15:02 menyusul telah tercatat mengalami penurunan diatas 5% atau sebesar 234.55 poin ke level 4.456,09 pada perdagangan saham Selasa, 17 Maret 2020.
Pembekuan ini merupakan yang ke tiga kalinya terjadi, setelah kebijakan trading halt dilakukan.
Pembekuan ini sediri dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
IHSG sendiri tadi pagi dibuka turun 61 poin atau 1,3%ke level 4.629. Aksi jual saham yang dilakukan investor, masih menjadi salah satu penyebab anjloknya indeks sampai dengan hari ini. Hal ini seiring sentimen negatif yang muncul dipasar saham baik dari dalam maupun luar negeri.
Mengutip riset Samuel Sekuritas, pada perdagangan semalam, 16 Maret 2020, Wall Street sendiri tercatat kompak ditutup melemah, dengan pelemahan tertinggi dicatatkan Dow Jones sebesar 12.93%, kemudian disusul Nasdaq dan S&P 500 yang turun sebesar 12.32% dan 11.98%.
Pelaku pasar merespon negatif pemangkasan suku bunga AS sebesar 1% secara dadakan. Selain itu penyebaran COVID-19 di AS yang cukup cepat hingga kini telah lebih dari 4,600 kasus menambah sentimen negatif di pasar AS. Pagi ini harga minyak Brent sebesar USD 30.21 per barel dan harga emas USD 1,512.6 per troy oz. (*)
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More