Jakart–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 4,87 poin atau 0,09 persen ke level 5.611,66 pada perdagangan Selasa, 4 April 2017. Sedangkan Indeks LQ45 naik tipis 1,22 poin atau 0,13 persen ke level 932,22.
Indeks kembali menguji rekor barunya hari ini, setelah pada perdagangan kemarin ditutup naik 38 poin ke level 5.606. Hasil positif tersebut didukung aksi beli investor di berbagai sektor saham.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa Wall Street ditutup melemah pada Senin lalu seiring dengan melemahnya data penjualan kendaraan bermotor dan ketidakpastian mengenai sejumlah kebijakan Donald Trump. Sejalan dengan bursa Wall Street, mayoritas bursa Eropa juga ditutup melemah.
Bursa regional Asia hari ini cenderung dibuka mixed. Di dalam negeri, kemarin IHSG menguat 0,69 persen dengan net buy dari investor asing tercatat sebesar Rp493 miliar di pasar reguler.
Hari ini, IHSG masih berpotensi menguat kembali didorong oleh sentimen domestik yakni indeks harga konsumen (IHK) Maret 2017 tercatat deflasi 0,02 persen (berada di luar proyeksi BI yang mengestimasikan inflasi 0,05 persen).
Angka tersebut memperkuat ekspektasi keadaan makroekonomi Indonesia yang lebih baik pada tahun ini. Sementara itu, positifnya EIDO dan ekspektasi lebih stabilnya harga minyak seiring perpanjangan pemangkasan produksi oleh OPEC juga berpotensi menopang laju penguatan IHSG hari ini. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group PERTUMBUHAN ekonomi kuartal IV tahun 2025 sebesar… Read More
Poin Penting Fakta persidangan menegaskan proses pengajuan hingga pencairan kredit Sritex berjalan tanpa intervensi direksi,… Read More
Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi) CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga… Read More
Poin Penting OJK menaikkan batas minimum free float saham menjadi 15 persen untuk meningkatkan kualitas… Read More
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More