Market Update

IHSG Jumat 9 Mei Berpotensi Uji Support di Level 6.770, Ini Pemicunya

Jakarta – Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 9 Mei 2025, secara teknikal berpotensi menguji level support di 6.770.

“IHSG berpotensi menguji support 6.770 pada perdagangan Jumat (9/5),” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2025.

Tekanan ini muncul setelah IHSG pada perdagangan Kamis, 8 Mei 2025, ditutup melemah 1,42 persen ke level 6.827. Kondisi tersebut menunjukkan adanya sinyal overbought secara teknikal, yang menjadi pemicu aksi jual.

Baca juga: IHSG Turun usai 8 Hari Hijau, BEI: Pasar Saham RI Masih Menarik

Sementara itu, pelemahan tersebut juga didukung oleh data cadangan devisa yang turun dan memicu terjadinya profit taking setelah IHSG mengalami reli sekitar sebulan terakhir.

Diketahui, data cadangan devisa RI pada April 2025 turun dari USD157,1 miliar menjadi USD152,5 miliar yang merupakan level terendah sejak November, hal ini disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Meski demikian, cadangan devisa ini setara dengan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembiayaan utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional tiga bulan impor.  

Baca juga: Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD152,5 Miliar di April 2025, Ini Kata BI

Di sisi lain, pasar mengantisipasi penurunan suku bunga oleh BoE sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen pada Kamis, 8 Mei 2025, di tengah kekhawatiran akan perlambatan ekonomi akibat tarif. Inggris dilaporkan juga akan menjadi negara pertama yang menandatangani kesepakatan dagang dengan AS.

Adapun Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

Kemudian PT Astra International Tbk (ASII), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Melemah ke Posisi 6.971

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,79% ke level 6.971 dengan mayoritas saham terkoreksi.… Read More

47 mins ago

KB Bukopin Finance Sabet Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, Bukti Brand Makin Solid

Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More

1 hour ago

OJK Jatuhkan Denda Rp15,9 Miliar terkait Kasus Manipulasi Pasar Modal

Poin Penting OJK mengenakan denda Rp15,9 miliar kepada enam individu terkait kasus manipulasi pasar modal.… Read More

1 hour ago

Harga Plastik Melonjak Dampak Perang Iran, Apa Langkah Pemerintah?

Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More

2 hours ago

Outstanding Pindar Tembus Rp100,69 Triliun, Tumbuh 25,75 Persen per Februari 2026

Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More

2 hours ago

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More

2 hours ago