News Update

IHSG Jatuh Bebas, Dasco: Pasar Harus Tetap Tenang

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad mendadak mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah anjloknya pasar saham Indonesia. Pada Selasa, 18 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat longsor hampir 7 persen.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, Dasco datang didampingi oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, serta dua Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro dan Mohamad Hekal. Mereka tiba di BEI sekitar pukul 13.45 WIB.

Kedatangan rombongan DPR disambut langsung oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman. Dalam pertemuan tersebut, bos BEI menjelaskan penyebab penurunan IHSG kepada para anggota dewan.

Baca juga : Setelah Morgan Stanley, Kini Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham dan Obligasi RI

Menanggapi situasi ini, Dasco menyatakan bahwa pembekuan otomatis (trading halt) akibat koreksi indeks IHSG sebesar 5 persen bukanlah hal baru.

“Menyikapi pembekuan otomatis dari akibat koreksi dari indeks IHSG 5 persen yang otomatis dan bukan kali ini saja terjadi, dan sudah pernah, pas Covid,” kata Dasco dalam konferensi pers, dikutip Selasa, 18 Maret 2025.

Baca juga : IHSG Longsor! Ekonom Nilai Imbas Kinerja APBN Jeblok

Meski IHSG mengalami tekanan, Dasco meminta pasar tetap tenang. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung upaya pemerintah dalam mengembalikan kondisi pasar ke level yang lebih stabil.

“Pada hari ini kami melakukan kunjungan untuk mendukung dan meyakinkan pasar untuk tetap tenang dan kemudian kami akan mendukung pemerintah yang secepat-cepatnya untuk membalikkan pasar supaya bagus,” tandasnya.

Diketahui, pasar saham Indonesia mengalami tekanan besar pada Selasa pagi, 18 Maret 2025, yang menyebabkan IHSG merosot hampir 7 persen. Untuk mencegah penurunan lebih tajam, BEI mengambil langkah pembekuan sementara perdagangan saham (trading halt).

Langkah ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar dalam menyesuaikan strategi mereka di tengah kondisi yang bergejolak. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

2 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

15 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

16 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

16 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

22 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

23 hours ago