Market Update

IHSG Hari Ini Masih Rawan Terkoreksi, Cermati 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting

  • Secara teknikal, IHSG berpotensi terkoreksi di area 7.835–7.680 sebelum membentuk wave (b), dengan peluang penguatan di kisaran 8.128–8.527
  • IHSG ditutup melemah 4,88 persen ke level 7.922 pada perdagangan sebelumnya, disertai tekanan jual yang kuat dan area koreksi yang sudah tercapai
  • MNC Sekuritas merekomendasikan AADI (spec buy), INCO dan JSMR (buy on weakness), serta SUPA (sell on strength) dengan strategi teknikal masing-masing.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (3/2) diperkirakan masih rawan untuk bergerak terkoreksi.

“Cermati area koreksi 7.835-7.680 sebagai area koreksi untuk membentuk wave (b) dari wave [x], kemudian untuk area penguatan berada di 8.128-8.527,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 3 Februari 2026.

Diketahui, IHSG pada perdagangan Senin (2/2) ditutup terkoreksi 4,88 persen ke 7.922. Pelemahan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual dan area koreksi yang diberikan pun sudah seluruhnya tercapai. 

Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang tetap berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).

AADI – Spec Buy

AADI menguat 6,25 persen ke 8.075 dan disertai dengan meningkatnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi AADI sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C.

  • Spec Buy: 7.950-8.000
  • Target Price: 8.150, 8.350
  • Stoploss: below 7.825

INCO – Buy on Weakness

INCO terkoreksi 8,14 persen ke 5.925 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

  • Buy on Weakness: 5.100-5.525
  • Target Price: 6.425, 6.850
  • Stoploss: below 4.960
Baca juga: Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

JSMR – Buy on Weakness

JSMR menguat 1,40 persen ke 3.610 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi JSMR diperkirakan sedang berada pada bagian akhir dari wave (i) dari wave [iii].

  • Buy on Weakness: 3.570-3.600
  • Target Price: 3.650, 3.680
  • Stoploss: below 3.560

SUPA – Sell on Strength

SUPA terkoreksi 10,75 persen ke 830 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi SUPA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5), sehingga SUPA masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 730-780.

  • Sell on Strength: 865-890. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Implementasi Perpres 4/2026 dan Keterkaitannya dengan Pembiayaan Perbankan

Oleh Hendra Febri, S.H., M.H, Praktisi Hukum, Banker, dan Lawyer PADA 4 Februari 2026, Pemerintah… Read More

7 mins ago

Pendanaan Pinjol Melonjak Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Hidup Sesuai Kemampuan

Poin Penting Pinjol melonjak jelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan konsumtif dan faktor psikologis seperti FOMO,… Read More

22 mins ago

Penerimaan Pajak Januari 2026 Tumbuh 30,7 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Pajak Januari 2026 Rp116,2 triliun, naik 30,7 persen yoy (4,9 persen dari pagu… Read More

32 mins ago

APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun, Purbaya Klaim Masih Terkendali

Poin Penting APBN awal 2026 defisit Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap PDB, dinilai masih… Read More

44 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke 8.384, Seluruh Sektor Menguat

Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More

1 hour ago

OJK Siapkan Notasi Khusus bagi Emiten yang Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK akan memberi notasi khusus pada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float… Read More

2 hours ago