Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (3/2) diperkirakan masih rawan untuk bergerak terkoreksi.
“Cermati area koreksi 7.835-7.680 sebagai area koreksi untuk membentuk wave (b) dari wave [x], kemudian untuk area penguatan berada di 8.128-8.527,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 3 Februari 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Senin (2/2) ditutup terkoreksi 4,88 persen ke 7.922. Pelemahan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual dan area koreksi yang diberikan pun sudah seluruhnya tercapai.
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini
Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang tetap berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).
AADI menguat 6,25 persen ke 8.075 dan disertai dengan meningkatnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi AADI sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C.
INCO terkoreksi 8,14 persen ke 5.925 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Baca juga: Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum
JSMR menguat 1,40 persen ke 3.610 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi JSMR diperkirakan sedang berada pada bagian akhir dari wave (i) dari wave [iii].
SUPA terkoreksi 10,75 persen ke 830 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi SUPA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5), sehingga SUPA masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 730-780.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More