Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 16 Desember 2024, kembali ditutup merosot pada zona merah ke level 7.258,63 atau melemah sebanyak 0,90 persen dari dibuka pada level 7.324,79.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 442 saham terkoreksi, 159 saham menguat, dan 193 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 22,20 miliar saham diperdagangkan dengan 1,07 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,79 triliun.
Baca juga: Investor Simak! IHSG Pekan Ini Bakal Dipengaruhi Sentimen Berikut
Lebih lanjut, indeks-indeks dalam negeri turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 0,58 persen menjadi 440,77, LQ45 merosot 0,46 persen menjadi 861,74, JII turun 1,90 persen menjadi 503,76, dan Sri-Kehati melemah 0,72 persen menjadi 388,90.
Kemudian, seluruh sektor turut mengalami pelemahan, antara lain, sektor properti turun 2,95 persen, sektor teknologi melemah 2,30 persen, sektor transportasi merosot 1,90 persen, sektor bahan baku turun 1,60 persen, sektor siklikal merosot 1,53 persen, dan sektor kesehatan turun 1,44 persen.
Selanjutnya, sektor infrastruktur merosot 1,26 persen, sektor energi melemah 1,15 persen, sektor non-siklikal turun 0,74 persen, lalu sektor industrial dan sektor keuangan melemah 0,41 persen.
Baca juga: Raharja Energi Cepu (RATU) Siap IPO, Segini Harga Saham yang Ditawarkan
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More