Market Update

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Posisi 8.644

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,38 persen ke 8.644,49, dengan 267 saham naik, 112 turun, dan total transaksi mencapai Rp340,44 miliar.
  • Secara teknikal, IHSG diproyeksi bergerak positif di rentang 8.600–8.650, dipengaruhi minimnya inflow asing serta outflow ytd yang menyusut menjadi Rp29,17 triliun.
  • Sentimen global cenderung positif: Wall Street menguat, Bitcoin rebound ke USD93 ribu, emas stabil di atas USD4.200/oz, dan PDB Korea Selatan tumbuh 1,8 persen yoy — tertinggi sejak Q2 2024.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat 0,38 persen ke level 8.644,49 dari posisi 8.548,78 pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (4/12).

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 633,28 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 61 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp340,44 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 112 saham terkoreksi, 267 saham menguat, dan 254 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak variatif pada rentang 8.450-8.600.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat di Rentang Level 8.650-8.670

“Pada perdagangan kemarin, Rabu (3/12) IHSG ditutup melemah 0,06 persen atau turun 5,25 poin ke level 8.611. IHSG hari ini (4/12) diprediksi positif dalam kisaran 8.600-8.650,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 4 Desember 2025.

Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Salah satunya adalah IHSG melemah terbatas seiring minimnya inflow investor asing di seluruh pasar ekuitas senilai Rp70,41 miliar. Jika diakumulasi sejak awal tahun (ytd), outflow investor asing menyusut jadi Rp29,17 triliun (4/12). 

Adapun dari mancanegara, Bursa Wall Street kompak menguat terbatas, dengan indeks Dow Jones naik 0,86 persen dan S&P 500 meningkat 0,30 persen (3/12). Selain itu Bitcoin (BTC) juga kembali rebound ke level USD93 ribu (3/12). 

Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini Jadi Pendorong Penguatan IHSG Sepekan

Sementara, harga komoditas emas stabil di atas USD4.200 per oz (3/12) didorong oleh optimisme pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan. 

Menurut data CME Group probabilitas penurunan suku bunga 25 bps ke level 3,5-3,75 persen naik menjadi 89 persen (4/12). 

Sedangkan dari Asia, pertumbuhan ekonomi Korea Selatan (PDB) pada kuartal III 2025 naik 1,8 persen yoy atau lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya 0,6 persen year on year (yoy) sekaligus tumbuh paling cepat sejak kuartal II 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

4 mins ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

44 mins ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

59 mins ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

1 hour ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

1 hour ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

1 hour ago