Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (3/9) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu dibuka menguat 0,68 persen dari level 7.801,58 ke 7.854,51.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini, sebanyak 575,76 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 48 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp600,63 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 47 saham terkoreksi, 315 saham menguat, dan 225 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif, Simak Saham yang Direkomendasikan Analis
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan penguatan.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.670-7.735 dan resistance 7.870-7.935,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 3 September 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan semakin kondusifnya situasi di dalam negeri dan kembali naiknya harga emas, serta beberapa komoditas lain diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Redam Outflow Asing, Saham-saham Big Caps Butuh Sentimen Baru dari Pemerintah
Pada perdagangan saham hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Tiga saham lain yang direkomendasikan, yakni PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More