Market Update

IHSG Hari Ini Berpotensi Sideways di Rentang 7.050-7.250

Poin Penting

  • IHSG diproyeksi sideways di kisaran 7.050–7.250, dengan sinyal teknikal relatif stabil (MACD negatif menyempit, Stochastic RSI di area pivot, dan masih di atas MA5)
  • Tekanan pasar dipicu sentimen global, terutama aksi profit taking dan ketidakpastian negosiasi AS–Iran, meski rupiah justru menguat ke Rp16.904/USD
  • Rekomendasi saham pilihan: JPFA, MDKA, UNTR, MAIN, dan AADI dinilai berpotensi cuan pada perdagangan hari ini.

Jakarta – Manajemen Phintraco Sekuritas memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (27/3) secara teknikal bergerak sideways di rentang 7.050-7.250.

“Secara teknikal, meskipun IHSG ditutup melemah namun histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI mengarah di pivot area. IHSG masih  bertahan di atas MA5. Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran level 7.050-7.250,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 27 Maret 2026.

Diketahui, IHSG ditutup melemah ke level 7.164,09 atau turun 1,89 persen pada Kamis (26/3), setelah membukukan kenaikan cukup signifikan sehari sebelumnya.

Pelemahan tersebut disebabkan oleh profit taking di tengah ketidakpastian adanya negosiasi untuk gencatan senjata antara AS dan Iran. 

Baca juga: BSA Logistics Indonesia Mau IPO, Tawarkan Harga Rp150-Rp170 per Saham

Indeks di bursa Asia ditutup variatif di tengah kesulitan memahami pernyataan yang kontradiktif antara AS dan Iran selama 48 jam terakhir mengenai status perundingan perdamaian.  

Kemudian, rupiah ditutup menguat di level Rp16.904 per USD di pasar spot (26/3), berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia.

Sementara itu, sektor energi mengalami koreksi terbesar, sedangkan sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang menguat. 

Baca juga: BCA Lakukan Buyback Saham Rp5 Triliun, Ini Tujuannya

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Ada juga saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Daftar 97 Pinjol yang Terbukti Lakukan Praktik Kartel Bunga Pinjaman

Poin Penting KPPU putuskan 97 pinjol melanggar aturan Pasal 5 UU No. 5/1999 terkait penetapan… Read More

3 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (27/3) Kompak Anjlok, Saatnya Borong?

Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Galeri24 dan UBS) kompak turun pada 26 Maret 2026… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Melemah 0,50 Persen ke Level 7.128

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,50 persen ke level 7.128,48, dengan 214 saham turun, 145… Read More

3 hours ago

Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah Jadi Rp 16.924 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,12 persen ke level Rp16.924 per dolar AS dibandingkan penutupan… Read More

4 hours ago

KPPU Putus 97 Pindar Langgar Aturan, Ada yang Didenda hingga Rp102 Miliar

Poin Penting Komisi Pengawas Persaingan Usaha menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada 97 penyelenggara pindar… Read More

13 hours ago

Harapan AFTECH untuk Formasi Baru Anggota Dewan Komisioner OJK

Poin Penting AFTECH berharap formasi baru Dewan Komisioner OJK dapat memperkuat kebijakan dan pengawasan industri… Read More

17 hours ago