Market Update

IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah di Rentang 8.020-8.050

Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (3/10) secara teknikal berpotensi akan bergerak cenderung melemah di rentang 8.020 hingga 8.050.

“Diperkirakan IHSG berpotensi bergerak cenderung melemah di kisaran 8.020-8.050 pada perdagangan Jumat (3/10),” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 3 Oktober 2025.

Diketahui, IHSG ditutup menguat di level 8.071,08 atau naik 0,34 persen pada perdagangan Kamis (2/10). Penguatan pada indeks bursa global dan regional menjadi faktor positif.

Baca juga: BEI Catat Ada 11 Perusahaan di Pipeline Saham, Ini Sektornya

Selain itu, penguatan rupiah terhadap dolar AS juga mendorong penguatan indeks. 

Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya selama lima hari berturut-turut di level Rp16.598 per dollar AS untuk pasar spot (2/10). 

Untuk kurs rupiah Jisdor juga menguat menjadi Rp16.612 per dolar AS. Mayoritas mata uang Asia cenderung menguat terhadap dolar AS, akibat adanya government shutdown di AS. 

Sementara, indeks bursa Asia ditutup menguat (2/10), di mana indeks Kospi ditutup pada level tertinggi baru.

Sedangkan bursa Tiongkok dan India libur. Indeks Consumer Confidence Jepang bulan September tercatat naik di level 35,3 dari 34,9 di Agustus 2025. 

Baca juga: Dana Asing Kembali Outflow Rp1,25 Triliun, Saham Bank Ini Terbanyak Dilego

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan pasar saham hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan. Di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA),

Selanjutnya, ada saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

5 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

6 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

6 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

7 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

8 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

8 hours ago