Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (21/11) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.365/8.310 dan resistance 8.475-8.530,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 21 November 2025.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (20/11) IHSG ditutup bertahan pada zona hijau ke level 8.419,91 atau menguat 0,16 persen dari level 8.406,57.
Baca juga: OJK Beberkan Modus Serangan Siber yang Patut Diwaspadai Pelaku Pasar Modal
CGS menjelaskan berlanjutnya aksi beli investor asing senilai Rp1,08 triliun pada perdagangan kemarin berpeluang menjadi katalis positif untuk IHSG.
Di sisi lain, indeks bursa Wall Street yang melemah seiring semakin kecilnya peluang pemangkasan suku bunga acuan di pertemuan Desember diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: Begini Proyeksi Arah Saham BRRC Usai Umumkan Aksi Korporasi
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Gozco Plantations Tbk (GZCO).
Kemudian, ada juga saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More