Market Update

IHSG Hari Ini 21 Oktober 2025 Kembali Ditutup Melesat 1,84 Persen ke Level 8.238

Poin Penting

  • IHSG ditutup naik 1,84% ke level 8.238, didorong oleh penguatan mayoritas indeks dan sektor saham.
  • Sektor transportasi, properti, dan infrastruktur memimpin kenaikan, sementara teknologi dan non-siklikal melemah.
  • Nilai transaksi mencapai Rp22,04 triliun, dengan saham BUMI, SGER, dan BBCA menjadi yang paling aktif diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa, 21 Oktober 2025, berhasil ditutup melesat ke posisi 8.238,08 atau menguat sebanyak 1,84 persen dari level 8.088,97.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 232 saham terkoreksi, 447 saham menguat, dan 135 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 31,19 miliar saham diperdagangkan dengan 2,29 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp22,04 triliun.

Baca juga: Lanjut Menguat, IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,09 Persen ke Level 8.176

Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan IDX30 naik 3,18 persen menjadi 428,55, LQ45 meningkat 2,96 persen menjadi 819,89, Sri-Kehati menguat 1,92 persen menjadi 370,97, dan JII naik 2,44 persen menjadi 571,51.

Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor transportasi meningkat 3,82 persen, sektor properti naik 3,51 persen, sektor infrastruktur menguat 3,46 persen, sektor energi meningkat 1,49 persen, dan sektor siklikal naik 1,23 persen.

Kemudian, sektor bahan baku menguat 0,85 persen, sektor keuangan naik 0,83 persen, sektor kesehatan meningkat 0,75 persen, dan sektor industrial menguat 0,02 persen.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Naik Hampir 2 Persen, Sektor Keuangan Pimpin Penguatan

Sedangkan, dua sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor teknologi yang turun 1,35 persen dan sektor non-siklikal merosot 0,87 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Sedangkan saham top losers adalah PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sumber Global Energy Tbk (SGER), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (*)

Editor: Yulan Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago