Bursa: Diwarnai aksi beli. (Foto: Erman Dubekti).
Sepanjang perdagangan, penguatan saham hanya terjadi pada sektor finance, aneka industri dan properti. Dwitya Putra
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 2.347 poin atau 0,05% ke level 4,800.182 pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2015. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 1.957 poin atau 0,24% ke level 815.054.
Minimnya katalis positif jadi pemicu indeks hari ini bergerak datar. Beruntung aksi beli masi marak dilakukan investor asing, khususnya saham-saham unggulan.
Kondisi tersebut membuat beberapa sektor saham di lantai bursa masih ada yang menguat, seperti sektor finance, aneka industri dan properti.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp327,991 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 180.876 kali dengan volume 4,418 miliar lembar saham senilai Rp4,48 triliun. Sebanyak 115 saham naik, 169 turun, dan sisanya 87 saham stagnan.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Solusi Tunas (SUPR) turun Rp1.925 ke Rp7.775, Tigaraksa (TGKA) turun Rp1.160 ke Rp3.490, Unilever (UNVR) turun Rp1.125 ke Rp38.975, dan Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp900 ke Rp26.075. (*) @dwitya_putra14
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More