Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 27,61 poin atau 0,49 persen ke 5.616,54 pada perdagangan Kamis, 13 April 2017. Sementara Indeks LQ45 melemah 7,27 poin atau 0,78 persen ke level 926,28.
Aksi jual saham jelang penutupan perdagangan menjadi salah satu pemicu turunnya Indeks. Alhasil mayoritas sektoral saham dilantai bursa kompak melemah. Penguatan hanya terjadi pada sektor tambang dan properti.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup marak dengan frekuensi mencapai 300.423 kali transaksi, dengan value mencapai Rp6,39 triliun.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya, Graha Layar Prima (NLTZ) naik Rp1.400 ke Rp11.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp525 ke Rp12.500, Acset Indonusa (ACST) naik Rp190 ke Rp3.190, Danayasa (SCBD) naik Rp400 ke Rp2.200.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah United Tractors (UNTR) turun Rp850 ke Rp28.150, Matahari (LPPF) turun Rp425 ke Rp13.450, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp300 ke Rp17.350, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp275 ke Rp64.675.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 125,770 poin (0,68%) ke level 18.426,840.Indeks Hang Seng turun 51,840 poin (0,21%) ke level 24.261,660.Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,130 poin (0,07%) ke level 3.275,960.Indeks Straits Times melemah 16,770 poin (0,53%) ke level 3.169,240. (*)
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More