IHSG hari ini ditutup menguat/Erman Subekti
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 26,64 poin atau 0,45 persen ke level 5.845,73 pada perdagangan Rabu, 13 Maret 2017.
Aksi jual saham jelang perdagangan jadi pemicu penurunan indeks. Kondisi itu mendorong mayoritas sektoral saham dilantai bursa banyak melemah, dengan penurunan tertinggi ada pada sektor tambang 4,45 persen.
Sepanjang hari ini sendiri IHSG bergerak di level terendah 5.840,91 hingga 5.881,70. Sebanyak 123 saham menguat namun saham yang melemah sebanyak 212. Sedangkan, 95 saham lainnya tidak berubah harga.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 335.039 kali dan volume perdagangan sekitar 9,26 miliar senilai Rp6,76 triliun. Sementara itu, investor asing catat jual bersih (net sell) Rp480 miliar di seluruh pasar.
Di pasar reguler, kontributor net sell terbesar berasal dari Telekomunikasi Indonesia (TLKM) Rp64,46 miliar, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp43,73 miliar, Astra International (ASII) Rp43,72 miliar, Adaro Energy (ADRO) Rp40,39 miliar, dan Gudang Garam (GGRM Rp38,64 miliar.
Berikut saham-saham Top Gainers hingga akhir perdagangan Rabu ini:
1. Logindo Samudramakmur (LEAD) naik 31 persen ke Rp93.
2. Elnusa (ELSA) naik 24,6 persen ke Rp284.
3. Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) naik 14,3 persen ke Rp400.
4. Bentoel Investama (RMBA) naik 12,5 persen ke Rp450.
5. Marga Abhinaya Abadi (MABA) naik 12,2 persen ke Rp2.110.
Saham-saham yang catat penurunan harga terdalam adalah:
1. Capitol Nusantara (CANI) turun 20 persen ke Rp352.
2. Fortune Indonesia (FORU) turun 19,7 persen ke Rp175.
3. Siwani Makmur (SIMA) turun 18,4 persen ke Rp400.
4. Bukit Asam (PTBA) turun 17,2 persen ke Rp10.075
5. Saraswati Griya Lestari (HOTL) turun 10,5 persen ke Rp111. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More