Ilustrasi: SURI melantai di BEI/isitmewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada perdagangan Rabu, 12 Oktober 2016. Posisi IHSG terakhir terpantau. berada di level 5,364.61 atau turun 17,38 poin (0,32%).
Sementara indeks LQ45 juga ditutup melemah 4,44 poin (0,48%) ke 920.200.
Aksi jual saham masih jadi pemicu penurunan indeks dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa menurun. Hanya tiga sektor yang masih mengguat.
Pelemahan tertingi terjadi pada saham sektor agrikultur sebesar 0,90% disusul sektor consumer goods sebesar 0,81%. Sementara sektor konstruksi mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 0,75%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup marak dengan dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 236.350 kali dan total volume perdagangan sebanyak 8,140 miliar saham senilai Rp6,38 triliun. Sebanyak 123 saham naik, 159 saham turun, dan 94 saham stagnan.
(Baca juga : Ikuti Bursa AS, indeks Dibuka Turun 17 Poin)
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Hexindo Adiperkasa (HEXA) naik Rp330 ke Rp2.850, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp170 ke 4.620, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp150 ke Rp11.000, dan Chandra Asri (TPIA) naik Rp125 (0,82%) ke Rp15.400.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Indo Kordsa (BRAM) turun Rp1.200 10,00%) ke Rp10.800, United Tractors (UNTR) turun Rp350 (1,80%) ke Rp19.100, Intermedia Capital (MDIA) turun Rp250 (8,62%) ke Rp2.650, dan Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp250 (0,55%) ke Rp45.000. (*) Dwitya Putra
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More