Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali terkoreksi ke zona merah sebesar 52,41 poin atau melemah 0,76% ke level 6863,30 dari dibuka di level 6915,71 pada pembukaan perdagangan hari ini (2/5).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 368 saham terkoreksi, 187 saham menguat, dan 177 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 15,37 miliar saham diperdagangkan dengan 1,40 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,29 triliun.
Kemudian, seluruh indeks mengalami pelemahan dengan IDX30 melemah 0,58% menjadi 498,12, LQ45 melemah 0,64% menjadi 955,61, SRI-KEHATI melemah 0,48% menjadi 438,14, dan JII melemah 2,23% menjadi 564,42.
Meski begitu, hanya dua sektor yang mengalami penguatan, yaitu sektor siklikal menguat 0,32% dan sektor transportasi menguat 0,17%.
Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, dengan sektor energi melemah 3,01%, sektor kesehatan melemah sebesar 2,10%, sektor industrial melemah 1,90%, sektor bahan baku melemah 1,75%, sektor teknologi melemah 1,09%, sektor infrastruktur melemah 1,07%, sektor non-siklikal melemah 0,55%, sektor properti melemah 0,37%, dan sektor keuangan melemah 0,10%.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Dyandra Media International Tbk (DYAN), PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), dan PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN). Sedangkan saham top losers didominasi oleh Waran, diantaranya Waran MDKA, Waran PTBA, dan Waran ADRO.
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Era Digital Media Tbk (AWAN), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More
Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More