Market Update

IHSG Ditutup Stagnan di Level 8.235, Saham MSIN, WMUU, dan INCO Jadi Top Gainers

Poin Penting

  • IHSG ditutup stagnan di zona hijau pada level 8.235,48, dengan 341 saham menguat, 315 melemah, dan nilai transaksi mencapai Rp38,24 triliun.
  • Mayoritas sektor menguat dipimpin industrial (+4,48 persen), siklikal (+2,88 persen), dan bahan baku (+1,88 persen).
  • Saham top gainers antara lain MSIN, WMUU, dan INCO, sedangkan top losers KOTA, CLEO, dan UNTR; saham paling aktif diperdagangkan BUMI, WMUU, dan KOTA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada Jumat, 27 Februari 2026 ditutup stagnan pada zona hijau ke posisi 8.235,48.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 315 saham terkoreksi, 341 saham menguat, dan 163 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 47,61 miliar saham diperdagangkan dengan 2,52 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp38,24 triliun.

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,81 persen menjadi 439,82. Lalu, LQ45 -0,42 persen ke 834,36, Sri-Kehati -1,05 persen menjadi 384,08, dan JII -1,05 persen menjadi 554,82.

Baca juga: Didorong 3 Sentimen, Saham TUGU Punya Potensi Rerating

Sebaliknya, mayoritas sektor justru menguat dengan sektor industrial naik 4,48 persen, sektor siklikal meningkat 2,88 persen, sektor bahan baku menguat 1,88 persen, dan sektor teknologi naik 0,38 persen. 

Kemudian, sektor transportasi meningkat 0,29 persen, sektor properti menguat 0,27 persen, dan sektor energi naik 0,26 persen.

Sementara sektor sisanya masih melemah, dengan sektor keuangan -0,83 persen, sektor infrastruktur -0,36 persen, sektor kesehatan -0,16 persen, dan sektor non-siklikal -0,07 persen.

Baca juga: BEI Bakal Terbitkan Indeks Saham Syariah Hijau Tahun Ini

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sedangkan saham top losers adalah PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

4 mins ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

39 mins ago

Bank Jateng Rombak Direksi, Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut

Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More

2 hours ago

Andalkan 2 Kawasan Ini, Paramount Land Incar Target Penjualan Rp5,5 T di 2026

Poin Penting Target penjualan Rp5,5 triliun pada 2026 ditopang Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.… Read More

2 hours ago

Perkuat Bisnis Retail, BCA Digital Andalkan Channeling dan Perluas Komunitas

Poin Penting PT Bank Digital BCA fokus kredit ritel lewat channeling dengan lebih dari 10… Read More

2 hours ago

BI: Kredit Belum Optimal Meski Likuiditas Perbankan Sangat Memadai

Poin Penting Pertumbuhan kredit per Januari 2026 mencapai Rp8.416,4 triliun atau tumbuh 10,2 persen yoy,… Read More

3 hours ago