Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 0,48 persen ke level 7.072,39, dengan mayoritas saham terkoreksi meski aktivitas perdagangan tetap tinggi (nilai transaksi Rp17,46 triliun)
- Seluruh indeks utama dan mayoritas sektor mengalami penurunan, terutama non-siklikal, bahan baku, dan infrastruktur, sementara sektor keuangan, properti, dan industrial masih menguat
- Saham GGRM, WIIM, dan SMAR memimpin penguatan, sedangkan MBSS, BNGA, dan SUNI menjadi penekan IHSG; BUMI, KOTA, dan CUAN paling aktif diperdagangkan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 28 April 2026 ditutup bertahan pada zona merah ke posisi 7.072,39 atau melemah 0,48 persen dari level 7.106,52.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 350 saham terkoreksi, 339 saham menguat, dan 129 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 31,91 miliar saham diperdagangkan dengan 2,14 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp17,46 triliun.
Tidak hanya itu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun. Rinciannya, JII -1,19 persen menjadi 471,64, LQ45 -0,64 persen ke 682,32, IDX30 -0,23 persen jadi 378,49, dan Sri-Kehati -0,18 persen ke 331,95.
Baca juga: Outflow Asing Tembus Rp2 Triliun, Ini 5 Saham Paling Banyak Dijual
Selanjutnya, mayoritas sektor terpantau melemah, dengan sektor non-siklikal -1,61 persen, sektor bahan baku -1,48 persen, sektor infrastruktur -0,84 persen, dan sektor teknologi -0,73 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal -0,68 persen, sektor transportasi -0,45 persen, sektor kesehatan dan sektor energi -0,42 persen.
Sementara itu, sektor sisanya masih mengalami penguatan, dengan sektor keuangan naik 0,92 persen, sektor properti meningkat 0,27 persen, dan sektor industrial menguat 0,10 persen.
Baca juga: BEI Evaluasi 7 Indeks, Ini Daftar Saham Masuk dan Keluar pada 4 Mei 2026
Saham Top Gainers dan Top Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).
Sedangkan saham top losers adalah PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (*)
Editor: Galih Pratama








