Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 4,16 poin atau 0,08% ke level 5.298,94 pada perdagangan Kamis, 19 Januari 2017. Sementara indeks LQ 45 juga naik 1,20 poin atau 0,14% ke posisi 886,45.
Aksi beli kembali mewarnai perdagangan hari ini, sehingga mendorong lima sektoral saham di lantai bursa kompak mengalami penguatan, sedangkan lima sektor sisanya mengalami pelemahan.
Sektor perdagangan memimpin penguatan sebesar Indeks hari ini sebesar 0,94% diikuti sektor konstruksi yang naik sebesar 0,27%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup marak dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 304.230 kali dan total volume perdagangan sebanyak 11,4 miliar lembar saham senilai Rp5,6 triliun.
Dana asing masuk tercatat Rp181,647 miliar dan sebanyak 150 saham naik, 131 saham turun dan sisanya126 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unggul Indah Cahaya (UNIC) naik Rp530 ke Rp2.720, Multi Prima Sejahtera (LPIN) naik Rp500 ke Rp6.000, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp425 ke Rp8.700, dan Adira Dinamika (ADMF) naik Rp400 ke Rp63.400.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers diantaranya Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp1.120 ke Rp3.640, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp500 ke Rp40.400, Graha Layar Prima (BLTZ) turun Rp300 ke Rp8.100, dan Multi Bintang Indonesia (MLBI) turun Rp300 ke Rp11.500. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More