Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 29 Juli 2025, ditutup menguat tipis sebesar 0,04 persen ke posisi 7.617,90 setelah dibuka di level 7.614,76. Padahal IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 7.680,19 sepanjang hari.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 305 saham terkoreksi, 289 saham menguat, dan 208 tetap tidak berubah.
Sebanyak 27,00 miliar saham diperdagangkan dengan 1,74 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp14,25 triliun.
Baca juga: IHSG Naik 0,12 Persen di Sesi I Meski 330 Saham Melemah
Lebih lanjut, beberapa indeks dalam negeri mengalami penguatan, dengan IDX30 naik 0,21 persen menjadi 416,41, LQ45 meningkat 0,23 persen menjadi 805,06, dan JII menguat 0,80 persen menjadi 536,63. Sedangkan, Sri-Kehati turun 0,27 persen menjadi 361,57.
Lalu, mayoritas sektor mencatatkan penguatan. Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 1,75 persen, disusul sektor teknologi naik 1,30 persen, sektor energi naik 1,02 persen, sektor kesehatan naik 0,85 persen, dan sektor barang konsumsi non-siklikal naik 0,83 persen.
Selain itu, sektor siklikal naik 0,72 persen, sektor infrastruktur naik 0,67 persen, sektor properti menguat 0,56 persen, dan sektor industri naik 0,35 persen.
Namun, dua sektor mencatatkan penurunan, yakni sektor keuangan yang melemah 1,49 persen dan sektor transportasi turun 1,00 persen.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,12 Persen ke Level 7.623
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Pinago Utama Tbk (PNGO).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dan PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More
Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More