News Update

IHSG Ditutup Naik ke 5.211

Jakarta –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 7,32 poin atau 0,14% ke level 5.211,99 pada perdagangan Rabu, 23 November 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 2,31 poin atau 0,27% ke level 873,21.

Kenaikan indeks di topang mulai maraknya aksi beli saham di berbagai sektor. Kondisi tersebut membuat mayoritas sektoral saham di lantai bursa naik.

Sektor tambang memimpin penguatan indeks sore ini sebesar 1,58%, disusul sektor agrikultur sebesar 1,43%. Sementara sektor keuangan mencatatkan pelemahan tertinggi sebesar 0,28%.

Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup ramai dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 335,643 kali dan volume perdagangan sebanyak 12,452 miliar saham senilai Rp7,514 triliun.Sebanyak 129 saham naik, 172 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Matahari Department Store (LPPF) naik Rp1.250 ke Rp14.575, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp650 ke Rp40.450, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp625 ke Rp16.200, dan United Tractors (UNTR) naik Rp475  ke Rp21.900.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Bayan Resources (BYAN) turun Rp300 ke Rp6.100, Delta Djakarta (DLTA) turun Rp200  ke Rp4.950, Kimia Farma (KAEF) turun Rp190 ke Rp2.700, dan Panin Sekuritas (PANS) turun Rp150 ke Rp3.540.

Beberapa bursa saham Asia sore ini naik seperti Indeks Hang Seng naik 97,81 poin (0,43%) ke 22.775,88 dan Indeks Straits Times naik 12,79 poin (0,45%) ke 2.834,99. (*) Dwitya Putra

(Baca juga: IHSG Dihantui Kenaikan Suku Bunga The Fed)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

5 hours ago