Market Update

IHSG Ditutup Naik Hampir 2 Persen ke Level 7.129

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa (6/8) kembali ditutup dengan melanjutkan penguatannya pada zona hijau ke level 7.129,21 atau menguat 1,99 persen dari dibuka pada level 7.059,91.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 208 saham terkoreksi, 370 saham menguat, dan 206 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 12,89 miliar saham diperdagangkan dengan 936 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,13 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan, dengan IDX30 naik sebesar 0,83 persen menjadi 447,00, LQ45 mengalami penguatan 0,95 persen menjadi 899,18, SRI-KEHATI naik 0,87 persen menjadi 397,10, dan JII menguat 0,56 persen menjadi 498,36.

Sementara itu, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur naik 1,62 persen, sektor energi menguat 1,38 persen, sektor transportasi menguat 1,22 persen, sektor keuangan naik 0,94 persen, sektor siklikal menguat 0,92 persen.

Serta, sektor properti menguat 0,78 persen, sektor non-siklikal naik 0,74 persen, sektor bahan baku meningkat 0,72 persen, sektor kesehatan menguat 0,58 persen, dan sektor teknologi naik 0,10 persen.

Sementara itu, hanya sektor industrial yang mengalami pelemahan sebesar 0,08 persen, ditopang oleh saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang turun 1,13 persen.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE), dan PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS). Sedangkan saham top losers adalah PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK). (*)

Editor : Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

39 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago