amalatakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup naik 9,55 poin atau 0,16% ke level 5.914,93 pada perdagangan Senin, 9 Oktober 2017. Sementara Indeks LQ45 naik 1,27 poin atau 0,13% ke 985,94.
Masih cukup maraknya aksi beli saham di berbagai sektor, membuat IHSG hari ini bergerak positif. Kondisi tersebut membuat mayoritas sektoral saham dilantai bursa kompak menguat dipimpin sektor perdagangan yang naik 0,81%.
Perdagangan sore ini sendiri tercatat moderat dengan frekuensi 224.567 kali transaksi dan volume sebanyak 6,3 miliar lembar saham senilai Rp5,5 triliun.Sebanyak 148 saham menguat, 165 saham melemah dan 131 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp1.400 ke Rp67.825, United Tractors (UNTR) naik Rp600 ke Rp33.125, Lippo General Insurance (LPGI) naik Rp450 ke Rp5.450 dan Bank Bank Mayapada (MAYA) naik Rp370 ke Rp3.200. Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp175 ke Rp49.800, Asuransi Jiwa Tania (ASJT) turun Rp155 ke Rp820, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp125 ke Rp10.575 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp100 ke Rp20.350
Adapun laju bursa regional sore hari ini, seperti Indeks Hang Seng turun 131,449 poin (0,46%) ke level 28.326,590.Indeks Komposit Shanghai naik 25,440 poin (0,76%) ke level 3.374,38.Indeks Straits Times turun 0,27 poin (0,76%) ke level 3.291,56. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More