Selama Yield Pemerintah Diatas 6,5%, Pasar Obligasi Masih Menarik
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 9,91 poin atau 0,17% ke level 5.840,93 pada perdagangan Senin, 31 Juli 2017. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,05 poin atau 0,01% ke level 974,00.
Aksi beli saham jelang penutupan jadi penopang kenaikan indeks hari ini. Kondisi tersebut membuat posisi indeks yang sempat berada di zona merah balik arah.
Kondisi itu membuat lima dari sepuluh sektoral saham berhasil menguat dengan penguatan paling tinggi tercatat pada sektor perdagangan 1,21%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup marak dengan frekuensi sebanyak 325.344 kali transaksi dan volume 6,9 miliar lembar saham senilai Rp7,1 triliun.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers diantaranya adalah Mandom Indonesia (TCID) naik Rp1.800 ke Rp19.500, Plaza Indonesia (PLIN) naik Rp960 ke Rp4.860, United Tractors (UNTR) naik Rp750 ke Rp30.100 dan Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp575 ke Rp48.950.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp3.700 ke Rp76.100, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp975 ke Rp24.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp525 ke Rp20.000 dan Bayan Resources (BYAN) turun Rp500 ke Rp6.500.
Adapun pergerakan bursa regional sore hari ini, Indeks Nikkei 225 turun 34,66 poin (0,17%) ke level 19.925,18, Indeks Hang Seng melonjak 344,60 poin (1,28%) ke level 27.323,99, Indeks Komposit Shanghai menguat 19,79 poin (0,61%) ke level 3.273,03 dan Indeks Straits Times turun tipis 1,23 poin (0,04%) ke level 3.329,52. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More