Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bergerak naik, setelah sebelumnya pada perdagangan awal tahun sempat turun.
Hari ini IHSG ditutup naik 25,21 poin atau 0,48% ke 5.301,18. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 9,25 poin atau 1,05% ke level 892,50.
Mulai maraknya aksi beli saham jadi salah Satu penopangnya. Kondisi tersebut membuat enam dari sepuluh sektoral saham di lantai bursa kompak menguat.
Sektor consumer goods memimpin penguatan indeks sore ini sebesar 1,95% disusul sektor konstruksi sebesar 1,85%. Sementara sektor aneka industri mencatatkan pelemahan tertinggi sebesar 2,46%.
Perdagangan hari ini sendiri cukup marak dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 291.298 kali dan total volume perdagangan sebanyak 7,337 miliar saham senilai Rp5,53 triliun. Sebanyak 165 saham naik, 140 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp1.375 ke Rp40.200, Mandom Indonesia (TCID) naik Rp1.000 ke Rp14.000, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp575 ke Rp15.875, dan United Tractors (UNTR) naik Rp400 ke Rp21.400.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Semen Baturaja (SMBR) turun Rp670 ke Rp2.030, Jembo Cable (JECC) turun Rp500 ke Rp3.000, Asuransi Ramayana (ASRM) turun Rp490 ke Rp2.200, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp400 ke Rp13.375. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More