Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Rabu, 12 Maret 2025, ditutup menguat pada zona hijau ke posisi 6.665,04 dari dibuka pada level 6.545,85 atau naik 1,82 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 304 saham terkoreksi, 283 saham menguat, dan 210 tetap tidak berubah.
Sebanyak 19,00 miliar saham diperdagangkan dengan 1,12 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp9,86 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,55 Persen ke Level 6.647
Lalu seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 2,16 persen menjadi 389,56, Sri-Kehati meningkat 2,17 persen menjadi 344,07, LQ45 naik 2,17 persen menjadi 747,93, dan JII menguat 1,63 persen menjadi 422,81.
Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor turut bergerak naik tecermin dari sektor teknologi meningkat 5,51 persen, sektor non-siklikal menguat 1,30 persen, sektor keuangan naik 1,12 persen, sektor siklikal meningkat 0,82 persen, dan sektor energi menguat 0,81 persen.
Selanjutnya, sektor bahan baku naik 0,68 persen, sektor transportasi menguat 0,59 persen, sektor industrial meningkat 0,57 persen, sektor infrastruktur naik 0,41 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,15 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,46 Persen ke Level 6.575
Sementara itu, hanya sektor properti yang mengalami pelemahan sebanyak 0,78 persen didukung oleh saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang turun sebanyak 1,80 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).
Sedangkan saham top losers adalah PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), PT Remala Abadi Tbk (DATA), dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA).
Baca juga: Usai RUPS, Harga Saham BBCA Naik 1,68 Persen, Jahja Setiaatmadja Jabat Presiden Komisaris
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting SIG mencatat nihil fatalitas di seluruh operasi, dengan LTIFR 0,13 dan LTISR 1,01,… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More