Ilustrasi: Harga saham BREN terus menanjak hingga 704 persen/istimewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik di tengah penguatan bursa Asia hari ini, seiring aksi beli selektif terhadap saham-saham unggulan.
Indeks naik +18 poin (+0,35%) ke 5.409 setelah bergerak di antara 5.386-5.409. Sebanyak 133 saham naik, 162 saham turun, 110 saham tidak bergerak, dan 169 saham tidak ditransaksikan.
Mengutip riset Mandiri Sekuritas, hari ini, investor bertransaksi Rp7,91 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp5,68 triliun, negosiasi Rp2,23 triliun, dan tunai Rp577 juta. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp639,55 miliar. Hal ini menyebabkan IHSG Ditutup naik.
Sebanyak tujuh dari total 10 indeks sektoral menguat, dipimpin sektor aneka industri yang naik +1,87% dan perdagangan yang naik +1,02%.
Dari Asia, mayoritas indeks saham menguat. Indeks Kospi di Korsel menguat +0,13% dan Hang Seng di Hong Kong +0,18%, sedangkan Nikkei225 di Jepang masih turun -0,46%.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa justru melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris -0,37%, DAX di Jerman melemah -0,53%, dan CAC di Perancis terkoreksi -0,43%.
Di pasar valas, nilai tukar rupiah +33 poin (+0,25%) ke Rp13.350 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.342-Rp13.375. (*)
Poin Penting BNI menyediakan pembelian Sukuk Ritel SR024 melalui aplikasi wondr by BNI dengan cashback… Read More
Poin Penting BNI mengajak masyarakat merencanakan keuangan selama Ramadan melalui fitur Growth di aplikasi wondr… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mengajak masyarakat berdonasi untuk membantu penyintas kecelakaan lalu lintas yang mengalami… Read More
Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More
Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More
Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More