Categories: Market Update

IHSG Ditutup Naik 12 Poin

Jakart –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 12,33 poin atau 0,3% ke level 4.615,16 pada perdagangan Jumat, 29 Januari 2016. Sementara indeks LQ45 menguat 4,97 atau 0,6% ke level 799,99.

Indeks berhasil naik seiring aksi beli saham yang dilakukan investor di berbagai sektor saham.

Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak menguat. Pelemahan hanya terjadi pada sektor konsumer sebesar 1,8% dan manufaktur 0,6%.

Perdagangan saham hari ini berjalan ramai dengan frekuensi saham sebanyak 168.742 kali transaksi dan volume sebanyak 5,240 miliar saham, senilai Rp8,37 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 113 saham turun, dan sisanya 91 saham stagnan.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah MREI naik Rp1.225 ke Rp7.425, BDMN naik Rp650 ke Rp4.060, LPIN Rp500 ke Rp5.500, dan IIKP naik Rp355 ke Rp3.495. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago