Market Update

IHSG Ditutup Naik 1,18 Persen ke 8.329 Jelang Akhir Pekan, 551 Saham Menguat

Poin Penting

  • IHSG ditutup menguat 1,18% ke level 8.329 pada perdagangan 30 Januari 2026 dengan nilai transaksi Rp41,69 triliun.
  • Mayoritas indeks dan sektor saham menguat, dipimpin sektor transportasi yang melonjak 6,14% serta sektor keuangan naik 3,05%.
  • ELPI, BSIM, dan BBHI menjadi top gainers, sementara saham paling aktif diperdagangkan adalah BUMI, BKSL, dan DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau dan ditutup naik 1,18 persen ke posisi 8.329,60 dari posisi 8.232,20 pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, menjelang akhir pekan.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 551 saham menguat, 194 saham melemah, dan 65 saham tetap stabil.

Total nilai perdagangan mencapai 57,82 miliar saham dengan frekuensi 3,39 juta kali transaksi dan nilai transaksi Rp41,69 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,18 Persen ke Level 8.329, Sektor Transportasi Pimpin Penguatan

Seluruh indeks domestik turut ditutup menguat. IDX30 naik 1,96 persen ke level 429,75, Sri-Kehati menguat 1,91 persen menjadi 372,91, LQ45 meningkat 2,52 persen ke 833,54, dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,09 persen ke 558,30.

Kinerja Sektor Saham

Lalu, mayoritas sektor berada di zona hijau. Sektor transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 6,14 persen, diikuti sektor keuangan yang menguat 3,05 persen. Sektor non-siklikal naik 1,97 persen, sektor teknologi menguat 1,70 persen, sektor properti naik 1,47 persen, sektor kesehatan menguat 0,91 persen, sektor energi naik 0,27 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,25 persen.

Baca juga: Simak Proyeksi Arah IHSG usai Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI

Sementara itu, sejumlah sektor masih melemah, yakni sektor siklikal turun 1,46 persen, sektor infrastruktur merosot 1,16 persen, dan sektor industrial melemah 1,10 persen.

Top Gainers dan Top Losers

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Adapun top losers di antaranya PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).

Baca juga: Outflow Investor Asing Rp5,11 Triliun, BBCA- BBRI Paling Banyak Dijual

Tiga saham dengan frekuensi transaksi tertinggi pada perdagangan hari ini adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

PPATK Endus Dugaan Penyamaran Omzet Rp12,49 T di Bisnis Tekstil, Gunakan Rekening Karyawan

Poin Penting PPATK mengendus dugaan penyamaran omzet Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil dengan memanfaatkan… Read More

38 mins ago

Airlangga Pede Kenaikan Free Float 15 Persen Tak Bikin Pasar Saham Sepi

Poin Penting Pemerintah menegaskan kebijakan menaikkan free float dari 7,5 persen ke 15 persen tidak… Read More

60 mins ago

Prabowo Gas Percepatan Rumah Subsidi, 141 Ribu Unit Siap Dibangun

Poin Penting Presiden Prabowo membahas percepatan rumah subsidi bersama Menteri PKP di Hambalang, termasuk pemangkasan… Read More

1 hour ago

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi

Poin Penting Danantara menyatakan terbuka menjadi pemegang saham BEI jika proses demutualisasi terealisasi, sejalan praktik… Read More

1 hour ago

Ekspor Produk Halal Dorong Devisa RI, Nilainya Segini

Poin Penting Nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai USD41,4 miliar, didominasi makanan dan minuman halal… Read More

1 hour ago

N3CA Jadi Fondasi Modernisasi Core Banking dalam Mendorong Bisnis Bank

Poin Penting Transformasi digital menjadi strategi utama bank untuk menjawab perubahan perilaku nasabah, sekaligus menekan… Read More

1 hour ago