IHSG perdagangan hari ini ditutup stagnan/Erman Subekti
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (28/5) berhasil melanjutkan penguatannya ke level 7.253,62 atau meningkat 1,08 persen dari pembukaan perdagangan tadi pagi pada level 7.176,83.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 240 saham terkoreksi, 287 saham menguat, dan 253 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,63 miliar saham diperdagangkan dengan 1,07 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp13,53 triliun.
Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat 1,10 persen menjadi 445,96, LQ45 menguat 1,24 persen menjadi 900,82, Sri-Kehati menguat sebesar 0,73 persen menjadi 386,56, dan JII menguat 1,22 persen menjadi 527,92.
Baca juga: Investor Wajib Tahu! Ini 7 Risiko Investasi Saham yang Harus Dipahami
Lalu, hanya empat sektor yang mengalami pelemahan. Di antaranya sektor industrial melemah 0,87 persen, sektor siklikal melemah 0,59 persen, sektor kesehatan melemah 0,38 persen, dan sektor properti melemah 0,22 persen.
Sementara, sektor lainnya mengalami penguatan, antara lain sektor bahan baku menguat 3,64 persen, sektor energi menguat 1,67 persen, sektor infrastruktur menguat 1,38 persen, sektor keuangan menguat 0,73 persen, sektor teknologi menguat 0,69 persen, sektor non-siklikal menguat 0,56 persen dan sektor transportasi menguat 0,09 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Penta Valent Tbk (PEVE), dan PT Indo Straits Tbk (PTIS).
Baca juga: Mudahkan Trader Saham, Ajaib Luncurkan Fitur Pemindahan Saham dari Portofolio
Sedangkan saham top losers adalah PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI), PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), dan PT Panin Financial Tbk (PNLF). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More