Market Update

IHSG Ditutup Merosot 1,87 Persen, Transaksi Sentuh Rp28,99 Triliun

Poin Penting

  • IHSG ditutup merosot 1,87% ke level 8.117,15 dengan nilai transaksi mencapai Rp28,99 triliun.
  • Sebagian besar sektor turun, terutama energi, properti, dan industri, sementara hanya sektor kesehatan yang menguat 1,05%.
  • Saham paling aktif diperdagangkan adalah BUMI, BRMS, dan DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 27 Oktober 2025, ditutup dengan bertahan di zona merah ke level 8.117,15, melemah 1,87 persen dari posisi sebelumnya di 8.271,72. 

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 488 saham terkoreksi, 215 saham menguat, dan 107 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 39,13 miliar saham diperdagangkan dengan 2,87 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp28,99 triliun.

Tidak hanya itu, mayoritas indeks dalam negeri bergerak negatif, dengan IDX30 turun 0,20 persen menjadi 433,45, LQ45 merosot 0,43 persen ke 824,53, dan JII melemah 1,05 persen menjadi 567,78. Sedangkan, Sri-Kehati menguat 0,45 persen menjadi 381,22. 

Baca juga: Gara-gara Ini, IHSG Sesi I Ditutup Anjlok Hampir 3 Persen

Hampir seluruh sektor mencatat penurunan. Sektor energi turun paling dalam sebesar 3,71 persen, diikuti properti (3,48 persen), dan industrial (3,46 persen). Sektor barang siklikal turun 2,04 persen, infrastruktur dan teknologi masing-masing melemah 1,80 persen.

Kemudian, keuangan turun 1,68 persen, transportasi melemah 1,66 persen, bahan baku terkoreksi 1,31 persen, dan non-siklikal susut 0,53 persen.

Sektor Kesehatan Jadi Penopang

Hanya sektor kesehatan yang mencatat kenaikan sebesar 1,05 persen, ditopang oleh penguatan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang naik 4,08 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA).

Baca juga: IHSG Sepekan Melesat 4,50 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.234 Triliun

Sedangkan saham top losers adalah PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago