Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Rabu, 6 Agustus 2025, berbalik arah dan ditutup di zona merah ke posisi 7.503,75, setelah sebelumnya dibuka pada level 7.515,18. Pelemahan tersebut setara dengan penurunan sebesar 0,15 persen, meskipun mayoritas pergerakan IHSG sepanjang hari berlangsung di zona hijau.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 270 saham terkoreksi, 320 saham menguat, dan 215 stagnan. Sebanyak 28,46 miliar saham diperdagangkan dengan 1,90 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp15,52 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri turut mengalami pelemahan. IDX30 turun 0,93 persen ke level 411,28, LQ45 merosot 0,83 persen menjadi 789,59, Sri-Kehati melemah 1,05 persen menjadi 357,15, dan JII turun 0,07 persen menjadi 522,06.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Stagnan di Tengah Penguatan Bursa Asia
Pelemahan IHSG didorong oleh penurunan di mayoritas sektor. Sektor non-siklikal melemah 1,01 persen, infrastruktur turun 0,54 persen, keuangan melemah 0,27 persen, teknologi dan transportasi sama-sama turun 0,24 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi 0,03 persen.
Adapun lima sektor lainnya masih mencatatkan penguatan. Sektor bahan baku naik 1,82 persen, sektor industrial meningkat 1,69 persen, sektor siklikal menguat 1,48 persen, sektor energi naik 1,29 persen, dan sektor properti naik 0,37 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).
Sementara itu, saham yang menjadi top losers meliputi PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Intip Rekomendasi Saham Berikut
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga… Read More
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More
Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Rupiah dibuka pada level… Read More