Market Update

IHSG Ditutup Meningkat 1 Persen Lebih ke Posisi 8.131

Poin Penting

  • IHSG ditutup menguat 1,24% ke level 8.131,73 pada perdagangan 10 Februari 2026, dengan mayoritas saham dan indeks acuan berada di zona hijau.
  • Seluruh sektor saham menguat, dipimpin sektor siklikal dan industrial, dengan nilai transaksi mencapai Rp20,37 triliun.
  • Saham MSIN, DGWG, dan SCMA menjadi top gainers, sementara BUMI, DEWA, dan BKSL tercatat sebagai saham teraktif diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa, 10 Februari 2026, ditutup menguat ke posisi 8.131,73 atau naik 1,24 persen dari level 8.031,87.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 144 saham terkoreksi, 556 saham menguat, dan 116 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 45,81 miliar saham diperdagangkan dengan 2,45 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp20,37 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,26 Persen ke Level 8.132, Transaksi Tembus Rp11,9 Triliun

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup menguat dengan IDX30 naik 1,00 persen menjadi 430,90, LQ45 meningkat 1,03 persen ke 829,43, JII menguat 1,90 persen menjadi 556,23, dan Sri-Kehati naik 1,17 persen menjadi 382,42.

Selanjutnya, seluruh sektor ikut ditutup hijau dengan sektor siklikal menguat 2,95 persen, sektor industrial naik 2,72 persen, sektor properti meningkat 1,97 persen, sektor infrastruktur menguat 1,80 persen, dan sektor transportasi naik 1,74 persen.

Sektor lain yang juga naik yakni bahan baku dan sektor energi meningkat 1,58 persen, sektor keuangan menguat 1,36 persen, sektor teknologi naik 1,26 persen, sektor kesehatan meningkat 1,23 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,61 persen.

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,07 Persen ke Posisi 8.026

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Mayora Indah Tbk (MYOR), Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

11 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

12 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

12 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

12 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

14 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

15 hours ago