Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Senin, 28 Juli 2025, ditutup menghijau ke level 7.614,76. IHSG dibuka pada posisi 7.543,50 dan mengalami kenaikan sebesar 0,94 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 244 saham terkoreksi, 363 saham menguat, dan 199 tetap tidak berubah.
Sebanyak 28,82 miliar saham diperdagangkan dengan 1,60 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp16,97 triliun.
Baca juga: Bos BEI Harap IHSG Capai Level 8.000 pada HUT ke-80 RI
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri mengalami penguatan, dengan IDX30 naik 1,16 persen menjadi 415,53, LQ45 meningkat 1,10 persen menjadi 803,22, Sri-Kehati menguat 0,83 persen menjadi 362,55, dan JII naik 1,37 persen menjadi 532,38.
Lalu, hampir seluruh sektor juga bergerak naik yang terlihat dari sektor infrastruktur menguat 2,61 persen, sektor bahan baku meningkat 2,25 persen, sektor energi naik 1,36 persen, sektor siklikal menguat 1,32 persen, dan sektor properti meningkat 1,12 persen.
Kemudian, sektor transportasi naik 1,02 persen, sektor industrial menguat 0,35 persen, sektor teknologi meningkat 0,29 persen, sektor keuangan naik 0,28 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,25 persen.
Sementara itu, hanya sektor kesehatan yang mengalami penurunan sebanyak 0,13 persen, didorong oleh melemahnya saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar 0,67 persen.
Baca juga: IHSG Menguat ke Level 7.646 di Sesi I, Sektor Keuangan Memimpin
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).
Sedangkan saham top losers adalah PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR), PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA), dan PT Hillcon Tbk (HILL).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More
Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More
Selain itu diumumkan juga penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan… Read More
Poin Penting BEI akan mengumumkan Pjs Direktur Utama sebelum perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah… Read More
Poin Penting Tidak ada kekosongan kepemimpinan di BEI dan pengawasan keuangan, karena PJS yang ditunjuk… Read More