Market Update

IHSG Ditutup Menguat ke Level 7.245, Sektor Transportasi Memimpin

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali ditutup pada zona hijau di level 7245,91 atau menguat 0,12 persen dari dibuka pada level 7237,51 pada pembukaan perdagangan hari ini (27/12). 

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 261 saham terkoreksi, 263 saham menguat, dan 241 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,54 miliar saham diperdagangkan dengan 943 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,48 triliun. 

Baca juga: KSEI Catat Investor Pasar Modal Tumbuh 17,6 Persen di Akhir 2023, Totalnya jadi Segini

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat 0,11 persen menjadi 491,96, LQ45 menguat 0,14 persen menjadi 968,73, JII menguat 0,23 persen menjadi 539,53, dan SRI-KEHATI menguat 0,28 persen menjadi 432,55.

Di mana, seluruh sektor juga mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor transportasi menguat 2,39 persen, sektor infrastruktur menguat sebesar 0,84 persen, sektor kesehatan menguat 0,56 persen, sektor bahan baku menguat 0,49 persen, sektor energi menguat 0,32 persen.

Kemudian, sektor non-siklikal menguat 0,24 persen, sektor keuangan menguat 0,23 persen, sektor industrial dan sektor properti menguat 0,20 persen, sektor siklikal menguat 0,07 persen, lalu sektor teknologi menguat 0,02 persen.

Baca juga: MAMI: Pemilu 2024 Bawa Dampak Positif Untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Pasar Saham RI

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC), dan PT Avia Avian Tbk (AVIA). Sedangkan saham top losers adalah PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

15 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

24 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

44 mins ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

47 mins ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago