Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 15 Juli 2025 kembali ditutup menghijau ke posisi 7.140,47 dari dibuka pada level 7.097,15 atau meningkat 0,61 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 320 saham terkoreksi, 268 saham menguat, dan 214 tetap tidak berubah. Sebanyak 23,55 miliar saham diperdagangkan dengan 1,75 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp16,39 triliun.
Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri juga mengalami penguatan. Rinciannya, indeks IDX30 naik 0,29 persen menjadi 402,43, LQ45 meningkat 0,28 persen menjadi 779,44, dan Sri-Kehati menguat 0,45 persen menjadi 355,15. Sedangkan, JII turun 0,69 persen menjadi 508,89.
Baca juga: Dana Asing Kabur Rp1,17 T, BMRI dan CUAN Masuk 5 Saham Terbanyak Dijual
Kemudian, sebagian besar sektor turut menghijau. Ini terlihat dari sektor infrastruktur naik 5,36 persen, sektor transportasi menguat 1,84 persen, sektor properti meningkat 1,33 persen, dan sektor teknologi naik 0,90 persen.
Kemudian, sektor keuangan menguat 0,58 persen, sektor bahan baku meningkat 0,11 persen, dan sektor energi menguat stagnan.
Sementara sektor lainnya mengalami pelemahan, dengan sektor siklikal turun 0,51 persen, sektor non-siklikal merosot 0,48 persen, sektor kesehatan melemah 0,42 persen, dan sektor industrial turun 0,28 persen.
Baca juga: BEI Tambah 5 Saham Baru Underlying Single Stock Futures, Ini Daftarnya
Adapun saham top gainers yang mendorong penguatan pasar saham hari ini adalah PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).
Sementara saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), tercatat sebagai saham yang paling sering diperdagangkan. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More