Market Update

IHSG Ditutup Menguat Hampir 2 Persen ke Level 8.290

Poin Penting

  • IHSG melonjak 1,96 persen ke level 8.290,96 dengan 544 saham menguat; nilai transaksi mencapai Rp29,80 triliun dan volume 62,05 miliar saham
  • Mayoritas indeks dan sektor menguat, dipimpin sektor energi (+5,95 persen), siklikal (+5,34 persen), dan industrial (+3,92 persen); hanya sektor keuangan yang melemah 0,49 persen
  • Top gainers: MSIN, RAJA, PTRO. Top losers: CMRY, INDF, MCOL. Saham teraktif diperdagangkan: BUMI, DEWA, dan BKSL.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 11 Februari 2026 ditutup menguat ke posisi 8.290,96 atau naik 1,96 persen dari level 8.131,73.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 156 saham terkoreksi, 544 saham menguat, dan 122 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 62,05 miliar saham diperdagangkan dengan 3,40 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,80 triliun.

Kemudian, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup menguat dengan IDX30 naik 1,19 persen menjadi 436,03. Selanjutnya, LQ45 meningkat 1,51 persen ke 841,94, dan JII menguat 2,68 persen menjadi 571,15. Sedangkan, Sri-Kehati turun 0,20 persen menjadi 381,63.

Baca juga: Pandu Sjahrir: Danantara Setiap Hari Borong Saham, Fokus Emiten Fundamental Solid

Lalu, hampir seluruh sektor ikut ditutup hijau dengan sektor energi meningkat 5,95 persen. Diikuti sektor siklikal menguat 5,34 persen, sektor industrial naik 3,92 persen, sektor infrastruktur meningkat 3,85 persen, dan sektor bahan baku menguat 3,00 persen.

Selanjutnya, sektor transportasi naik 2,26 persen, sektor properti meningkat 1,52 persen, sektor teknologi menguat 1,12 persen, sektor kesehatan naik 0,40 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,02 persen.

Sementara itu, hanya sektor keuangan yang mengalami pelemahan 0,49 persen, dengan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,33 persen. 

Baca juga: Ditopang Kinerja Solid, BRIS Ungguli Saham Bank Lain

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sedangkan saham top losers adalah PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Polemik Kapal KKP Memanas, Purbaya Tegaskan Anggaran Belum Dikucurkan

Poin Penting: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran pembangunan kapal KKP belum dikucurkan. Menteri… Read More

7 mins ago

Kantongi Izin Usaha dari BI, ICDX dan ICH Siap Kembangkan Ekosistem PUVA

Poin Penting Resmi Berizin BI – ICDX jadi bursa derivatif PUVA, ICH lembaga kliring dan… Read More

1 hour ago

WFA Lebaran 2026 Tak Dihitung Cuti, Ini Aturan Lengkapnya

Poin Penting: Pemerintah menetapkan WFA Lebaran 2026 pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026 bagi… Read More

2 hours ago

Generali Indonesia Bayarkan Klaim kepada Nasabah

Sepanjang tahun 2025, Generali Indonesia telah membayarkan klaim senilai lebih dari Rp 1,3 Triliun untuk… Read More

3 hours ago

BCA Syariah Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Total Asset Meningkat 15,4% YoY

BCA Syariah mencatatkan kinerja yang solid dengan peningkatan total aset sebesar 15,4% secara year-on-year (YoY)… Read More

3 hours ago

BTPN Syariah Cetak Laba Rp1,2 Triliun di 2025, Tumbuh 13 Persen

Poin Penting BTPN Syariah mencetak laba bersih Rp1,2 triliun pada 2025, naik 13 persen yoy… Read More

3 hours ago