IHSG Ditutup Menguat, 5 Saham Ini Jadi Penopang

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,33 persen di periode 7-11 Oktober 2024 menjadi berada di level 7.520,60 dari 7.496,09 pada pekan lalu.

Di samping itu, kapitalisasi pasar Bursa turut mengalami kenaikan tipis sebesar 0,01 persen menjadi Rp12.532 triliun dari Rp12.531 triliun pada pekan sebelumnya.

5 Saham Top Leaders

Berdasarkan pergerakan yang menguat tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang menopang peningkatan untuk level IHSG pada pekan ini, antara lain:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menyumbang kenaikan sebanyak 11,18 poin, dengan harga saham meningkat 3,1 persen
  2. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyumbang peningkatan sebanyak 7,08 poin ke IHSG, dengan penguatan harga saham 13,21 persen
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang kenaikan 6,75 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 2,08 persen
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang 5,19 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 0,82 persen
  5. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang kenaikan 2,91 poin, dengan harga saham yang menguat 1,21 persen.
Baca juga: Rapor IHSG Sepekan: Naik 0,33 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.532

Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 7,26 persen menjadi 1,18 juta kali transaksi dari 1,27 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Selanjutnya, rata-rata volume transaksi harian Bursa selama sepekan pun mengalami perubahan sebanyak 8,5 persen menjadi 23,10 miliar lembar saham dari 25,25 miliar lembar saham pada minggu sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 43,29 persen selama sepekan menjadi Rp11,07 triliun dari Rp19,53 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Private Wealth, Bank Mandiri Gandeng Lombard Odier

Adapun, pergerakan investor asing Jumat lalu (11/10) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp88,85 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp43,31 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

58 mins ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

2 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

2 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

3 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

6 hours ago